Jumat, 27 November 2015

Percobaan ARP, tcpdump & Wireshark


PERCOBAAN
Step ke 1:
Buka terminal dan jalankan command arp –a pada host anda masing-masing, catat dan amati hasilnya. Apa maksud output yang dihasilkan command arp –a.
Hasilnya akan menampilkan alamat ip address dengan mac addressnya.
Step ke 2: Lakukan command ping no_ip , pilih no_ip yang tidak terdaftar pada hasil percobaan 1 tapi masih dalam satu jaringan. saya coba ping dengan alamat ip 192.168.0.13, hasilnya reply karena ada dalam satu jaringan.

Step ke 3: Jalankan perintah arp –a sekali lagi. Amati pada perbedaan output dibanding waktu percobaan no 1. Hasilnya akan menampilkan ip yang diping tadi.
 
Step ke 4: Lakukan command ping no_ip , pilih no_ip yang sudah terdaftar pada percobaan no1.
Step ke 5: dikarenakan pc baru terhubung ke alamat ip baru pada percobaan ke 2, maka terjadi perbedaan dengan hasil step no 1.
Step ke 6a: 
Step ke 6b: hasilnya akan disconnect

Step ke 6c: hasilnya unreachable, dikarenakan sudah disconnect.
Step ke 7abc: pada step berikut akan melakukan konfigurasi untuk mengkoneksi ulang alamat ip kembali ip yang down tadi.

Step ke 7def: hasilnya akan terkoneksi kembali.
Step ke 8: melakukan penambahan arp cache
Step ke9 tcpdump:




Step ke9 tcpdump –i eth0:

Step ke9 tcpdump -n:
Step ke9 tcpdump –n -t:
Step ke9 tcpdump –n –t -e:
Step ke9 tcpdump x-i eth0:

Step ke 10a:

Step ke 10b:

Step ke 10c:
Step ke 10d:
Step ke 10e:
Step ke 10f:
Step ke 10g:
Step ke 11:












Hasil ketika melakukan perintah “ping” ke komputer lain yang terhubung dengan komputer kita. Dari gambar di atas bisa kita lihat ketika perintah “ping” kita jalankan dan berhasil, wireshark memunculkan pesan “reply” dan wireshark juga menampilkan berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam menerima paket data dari komputer lain.
Sedangkan untuk proses “ping” yang gagal bisa dilihat dari gambar di bawah ini, wireshark hanya menampilkan pesan “request” dan tidak ada pesan “reply”, maksudnya adalah komputer kita telah melakukan sebuah request paket data ke komputer dengan IP 192.168.0.100 yang dimana IP tersebut bukan dalam 1 jaringan dengan komputer kita. Dikarenakan IP tersebut tidak dalam 1 jaringan dengan komputer kita, maka pesan request dari komputer kita tidak akan sampai. Oleh karena itu wireshark tidak memunculkan pesan “reply”.










Selasa, 17 November 2015

TUGAS V-CLASS SISTEM TERDISTRIBUSI TENTANG REMOTE POROCEDURE CALL

KONSEP RPC (REMOTE PROCEDURE CALL)

DEFINISI RPC                                                               
adalah suatu protokol yang menyediakan suatu mekanisme komuikasi antar proses yang mengijinkan suatu program untuk berjalan pada suatu komputer tanpa terasa adanya eksekusi kode sistem yang jauh (remote system).

– RPC digunakan untk membangun aplikasi klien server yang terdistribusi.

– Didasarkan pada memperluas konsep konvensional dari suatu prosedur dimana nantinya mempunyai alamat sama dengan lokasi prosedur dipanggil.

– RPC mengasumsi keberadaan TCP atau UDP untuk membawa pesan data dalam komniasi suatu program.

PRINSIP RPC

Pada prinsipnya hubungan yang terjadi antara program client dan server pada RPC, adalah sebagai berikut :

https://i0.wp.com/htmlimg2.scribdassets.com/8mmleyls0yr36m/images/14-2fc8bad5e2.jpg


1. Prosedur client memanggil client stub. Klien memanggil prosedur stublokal. Prosedur Stub akan memberikan parameter dalam suatu paket yangakan dikirim ke jaringan. Proses ini disebut sebagai marshalling.

2. Client stub membuat pesan dan memanggil OS local. Fungsi Network  pada O/S (Operating system ± Sistem Operasi) akan dipanggil oleh stub untuk mengirim suatu message.
3. OS client mengirim pesan ke OS remote. Kemudian Kernel ini akan mengirim message ke sistem remote. Kondisi ini dapat berupaconnectionless atau connection-oriented.
4. Remote OS memberikan pesan ke server stub. Stub pada sisi server akan melakukan proses unmarshals pada paket yang dikirim pada network.
5. Server stub meng-unpack parameter2 dan memanggil server. Stub pada server kemudian mengeksekusi prosedur panggilan lokal.
6. Server mengerjakan operasi, dan me-return hasilnya ke server stub. Jika eksekusi prosedur ini telah selesai, maka eksekusi diberikan kembali kestub pada server.
7. Server stub mem-pack hasil tsb dan memanggil OS lokalnya. Stub server akan melakukan proses marshals lagi dan mengirimkan message nilai balikan( hasilnya ) kembali ke jaringan.
8. OS server mengirim pesan (hasil) ke client OS. Message ini akan dikirim kembali ke klien.
9. Client OS memberikan pesan tersebut ke client stub. Stub klien akan membaca message ini dengan menggunakan fungsi pada jaringan.
10. Client stub meng-unpack hasil dan me-return hasil ke client. Proses unmarshalled kemudian dilakukan pada message ini dan nilai balikanakan diambil untuk kemudian diproses pada proses lokal.

Layer RPC

Bagian antar-muka (interface ) dari RPC dibagi menjadi 3 lapisan / bagian (layer ) yaitu :
1. Lapisan Tertinggi (Highest Layer)
Lapisan ini merupakan lapisan yang sangat bersentuhan langsung dengan sistem op-erasi, mesin dan jaringan tempat RPC berjalan. Layer ini umumnya banyak digunakan pada pembuatan dan pemprograman RPC karena penggunaan layer ini sama saja dengan penggunaan RPC. Banyak servis / layanan pada layer ini yang berhubungan langsung dengan informasi yang banyak dibutuhkan, misalnya fungsi rnuser() yang berguna untuk memberikan informasi jumlah user / pengguna pada sistem remote.
Berikut ini jenis-jenis servis lainnya yang banyak digunakan pada layer ini :
https://ucupida.files.wordpress.com/2014/03/30ace-tabellayertertinggirpc.png?w=870
2. Lapisan Menengah (Intermediate Layer )

Lapisan ini merupakan implementasi dari RPC sesungguhnya. Pada layer ini, seorang user tidak harus berhubungan dengan soket, sistem operasi atau implementasi lo-level lainnya. Pada layer ini, seorang user hanya melakukan proses remote pada suatu mesin. Layer ini merupakan layer yang digunakan untuk semua program RPC. Pada layer ini terdapat rutin-rutin mengenai ”registerrpc()”, ”callrpc”, dan scv run. Dua rutin yang disebut pertama adalah rutin-rutin yang fundamental. ”registerrpc() digunakan untuk memperoleh nomor unik dari tiap prosedur identifikasi dalam tiap sistem. Sedangkan ”callrpc()” digunakan untuk mengeksekusi prosedur remote. Im-plementasi layer diatasnya dilakukan pada layer ini.
3. Lapisan Terendah (Lowest Layer )
Lapisan ini merupakan lapisan yang mengatur tentang soket dan sistem call. Lapisan ini tidak memberikan data dan servis secara detail untuk dapat digunakan. Umumnya program yang dibuat untuk lapisan ini merupakan program yang paling efisien. Per-masalahan yang timbul pada sistem ini berkaitan dengan penyesuaian implementasi RPC untuk sistem operasi yang berbeda.

Protokol RPC
 
Protokol RPC dibangun diatas protokol eXternal Data Representation(XDR), yang merupakan standar  dari representasi data dalam komunikasi remote. Protokol XDR mengubah parameter dan hasil dari tiap servis RPC yang disediakan. Protokol RPC mengijinkan pengguna untuk bekerja dengan prosedur remote sebagaimana bekerja dengan prosedur lokal.Prosedur panggilan remote didefinisikan melalui rutin yang terkandung didalam protokol RPC. Tiap pesan dari panggilan akan disesuaikan dengan pesan balikan. Protokol RPC sendiri sebenarnya adalah suatu protokol untuk ”meneruskan pesan” yang mengimplementasikan protokol non-RPC lain seperti panggilan  remote batchingdan  broadcasting. Protokol ini juga mendukung adanya prosedur callback dan select subroutinepada sisi server. (Spangler, 2004)

·         KESIMPULAN
Dari kesimpulan menurut yang saya dapat dari RPC itu adalah suatu server untuk mengakses sebuah procedure yang berada di computer lain sehingga client tersebut bisa untuk me-request kepada sebuah matchmaker pad sebuah RPC port yang tetap.


TUGAS V-CLASS SISTEM TERDISTRIBUSI POST TEST

1. Jelaskan tentang sistem operasi terdistribusi !
Pengertian Sistem Operasi Terdistribusi
Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi dari sistem terdistribusi, di mana sekumpulan komputer dan prosesor yang heterogen terhubung dalam satu jaringan. Koleksi- koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam:
a. file system
b. name space
c. Waktu pengolahan
d. Keamanan
e. Akses ke seluruh resources, seperti prosesor, memori, penyimpanan sekunder, dan perangakat keras.
2. Sebutkan penerapan procedure RMI dan RPC
Penerapan procedure RMI dan RPC
a. RMI (Remote Method Invocation) RMI biasa digunakan oleh para programer Java untuk dapat memanggil method pada jarak jauh. RMI diartikan sebagai cara programmer Java untuk membuat program aplikasi Java to Java yang terdistribusi. Program-program yang menggunakan RMI bisa menjalankan metode secara jarak jauh, sehingga program dari server bisa menjalankan method di komputer client, dan begitu juga sebaliknya. Java RMI yang ada pada bahasa Java telah didesain khusus sehingga hanya bisa bekerja pada lingkungan Java.
Sistem RMI terdiri atas tiga layer /lapisan, yaitu :
– stub/skeleton layer, yaitu stub pada sisi client (berupa proxy), dan skeleton pada sisi server.
– remote reference layer, yaitu perilaku remote reference ( misalnya pemanggilan kepada suatu objek).
– transport layer, yaitu set up koneksi, pengurusannya dan remote object tracking.
Batas antar masing-masing layer disusun oleh interface dan protocol tertentu, yaitu tiap layer bersifat independen terhadap layer lainnya, dan bisa diganti oleh implementasi alternatif tanpa mengganggu layer lainnya. Sebagai contoh, implementasi transport yang digunakan RMI adalah yang berbasis TCP (menggunakan Java socket), tapi bisa digantikan dengan menggunakan UDP.
b. RPC (Remote Procedure Call) Yang dimaksud disini adalah sebuah metode yang memungkinkan kita untuk mengakses sebuah prosedur yang berada di komputer lain. Untuk dapat melakukan ini sebuah server harus menyediakan layanan remote procedure. Pendekatan yang dilakukan adalah sebuah server membuka socket, lalu menunggu client yang meminta prosedur yang disediakan oleh server. Bila client tidak tahu harus menghubungi port yang mana, client bisa me- request kepada sebuah matchmaker pada sebuah RPC port yang tetap. Matchmaker akan memberikan port apa yang digunakan oleh prosedur yang diminta client. RPC masih menggunakan cara primitif dalam pemrograman, yaitu menggunakan paradigma procedural programming. Hal itu membuat kita sulit ketika menyediakan banyak remote procedure. RPC menggunakan socket untuk berkomunikasi dengan proses lainnya. Pada sistem seperti SUN, RPC secara default sudah ter- install ke dalam sistemnya, biasanya RPC ini digunakan untuk administrasi sistem. Sehingga seorang administrator jaringan dapat mengakses sistemnya dan mengelola sistemnya dari mana saja, selama sistemnya terhubung ke jaringan.
3. Contoh dari penerapan hardware terdistribusi !
Penerapan Hardware Terdistribusi
Hardware atau perangkat keras komputer adalah merupakan bagian fisik komputer. Dimana hardware terdiri atas beberapa komponen yaitu input device, alat pemroses, storage, dan output device. Untuk sistem terdistribusi sebagai contoh kita bisa saling berbagi pakai fasilitas seperti Scanner, CD-ROM dan Printer.

TUGAS 2 ILMU SOSIAL DASAR

Tugas 2 Ilmu Sosial Dasar
CONTOH MASALAH-MASALAH SOSIAL YANG ADA DALAM MASYARAKAT 
1.       Masalah-masalah Kependudukan

Masyarakat yang tinggal atau mendiami suatu wilayah tertentu disebut penduduk.Jumlah penduduk yang mendiami suatu wilayah menentukan padat tidaknya di wilayah tersebut. Kita akan membahas beberapa masalah kependudukan yang terjadi di negara kita. Masalahmasalah kependudukan yang terjadi di Indonesia antara lain persebaran penduduk yang tidak merata, jumlah penduduk yang begitu besar, pertumbuhan penduduk yang tinggi, rendahnya kualitas penduduk, rendahnya pendapatan per kapita, tingginya tingkat ketergantungan, dan kepadatan penduduk.
  •   Persebaran penduduk yang tidak merata
Wilayah negara kita sangat luas.Penduduk yang tinggal di wilayah negara kita tidak merata.Ada daerah yang sangat padat, namun ada juga daerah yang sangat jarang penduduknya.Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta sangat padat.Menurut sensus tahun 2000, setiap satu kilometer persegi didiami lebih dari dua belas ribu orang.Ini sangat berbeda dengan Provinsi Kalimantan Barat. Di sana hanya ada 27 orang yang mendiami wilayah seluas satu kilometer persegi.
  •   Jumlah penduduk yang begitu besar
Jumlah penduduk Indonesia sangat banyak.Indonesia menduduki urutan keempat negara terbanyak jumlah penduduk setelah Cina, India, dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk Indonesia berdasarkan sensus penduduk tahun 2000 adalah 205,8 juta jiwa.
  •   Pertumbuhan penduduk yang tinggi
Jumlah penduduk Indonesia sudah sangat banyak. Jumlah ini akan terus bertambah karena pertumbuhan jumlah penduduk juga tinggi. Hal ini disebabkan oleh angka kelahiran lebih tinggi dibandingkan dengan angka kematian.
  •   Kualitas penduduk rendah
Indonesia memiliki tingkat pendidikan yang rendah.Ini mempengaruhi kualitas atau mutu penduduk Indonesia.Masyarakat Indonesia kurang memiliki keahlian dan keterampilan dalam bekerja.Akibatnya, masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan pekerjaan yang bagus.
  •   Rendahnya pendapatan per kapita
Pendapatan per kapita artinya rata-rata pendapatan penduduk setiap tahun.Pendapatan per kapita penduduk Indonesia masih rendah.Remdahnya pendapatan per kapita rendah berkaitan erat dengan banyaknya masyarakat miskin.
  •   Tingginya tingkat ketergantungan
Penduduk yang tidak tidak bekerja disebut penduduk yang tidak produktif.Biasanya penduduk yang tidak bekerja adalah yang telah berusia lanjut atau masih anak-anak dan remaja. Mereka ini disebut usia nonproduktif. Penduduk nonproduktif menggantungkan hidupnya pada penduduk produktif (bekerja). Karena usia nonproduktif tinggi, maka tingkat ketergantungan di Indonesia cukup tinggi.
  •   Kepadatan penduduk
Beberapa kota besar di Indonesia sangat padat. Tingginya kepadatan penduduk menyebabkan masalah-masalah sosial seperti pengangguran, kemiskinan, rendahnya pelayanan kesehatan, meningkatnya tindak kejahatan, pemukiman kumuh, lingkungan tempat tinggal yang tidak sehat, dan sebagainya.
Pemerintah terus berupaya mengatasi masalah-masalah kependudukan di atas. Upaya yang sudah dijalankan pemerintah antara lain sebagai berikut.
1. Menekan laju pertumbuhan penduduk melalui program keluarga berencana.
2. Melaksanakan program transmigrasi.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.
4. Membuka lapangan kerja sebanyak mungkin, dan sebagainya.

 2.       Tindak kejahatan

Contoh tindak kejahatan adalah pencurian, perampokan, penjambretan, pencopetan, pemalakan, korupsi, pembunuhan, dan penculikan.Banyaknya tindak kejahatan menciptakan rasa tidak aman. Perampokan dan penodongan menggunakan senjata api sering terjadi di kota besar. Di desa pun sering terjadi pencurian.Misalnya, ada yang mencuri ternak, hasil pertanian, hasil hutan, dan sebagainya. 

Tindak kejahatan pencurian dan perampokan sering disebakan oleh masalah kemiskinan dan pengangguran.Karena itu, pemerintah dan masyarakat harus berusaha keras untuk menciptakan lapangan kerja.Selain itu, kualitas dan pemerataan pendidikan harus ditingkat-kan untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian warga.Sementara itu, aparat keamanan, terutama polisi harus mampu memberantas tindak kejahatan.Masyarakat diharapkan membantu polisi.

3.       Masalah sampah

Salah satu masalah sosial yang dihadapi masyarakat adalah sampah.Masalah sampah sangat mengganggu, terutama kalau tidak dikelolah dengan baik.Bagaimana dengan pengelolaan sampah di lingkunganmu?Bagi masyarakat pedesaan, sampah mungkin belum menjadi masalah serius. Tapi, tidak demikian dengan masyarakat yang tinggal di kota atau di daerah padat penduduk. Masyarakat kota dan daerah padat penduduk menghasilkan banya sekali sampah. Sampah segera menumpuk jika tidak segera diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.Pemerintah, dalam hal ini adalah Dinas Kebersihan, memikul tanggung jawab dalam mengelola sampah.Sampah yang menumpuk menimbulkan bau tidak sedap.Sampah yang ditumpuk dapat menjadi sumber berbagai penyakit menular.Misalnya, muntah berak (muntaber), penyakit kulit, paru- paru, dan pernapasan.Karena itu, kalau kamu perhatikan, di lingkungan tempat tinggalmu ada selalu ada petugas sampah.Setiap bulan orang tuamu membayar iuran sampah.Pernahkah kamu mengalami keadaan di mana sampah tidak diangkut lebih dari satu minggu?Lingkungan menjadi bau, bukan?Bagaimana Pak RT dan masyarakat di lingkunganmu memecahkan masalah ini? Masalah lain berkaitan dengan sampah adalah kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan. Di banyak tempat banyak warga yang biasa membuang sampah ke sungai dan saluran air.Sungai dan aliran air menjadi mampet.Akibatnya, sering terjadi banjir jika hujan lebat. 

Semua warga masyarakat harus ikut serta mengelola sampah.Warga bisa mengurangi masalah sampah dengan tertib mengelola sampah.Kita biasakan untuk memisahkan sampah plastik dari sampah basah.Kemudian kita menaruh sampah di tempat semestinya.

4.       Pencemaran lingkungan

Kamu sudah pernah belajar masalah pencemaran di Kelas 3.Apakah kamu masih ingat macam-macam pencemaran?Ada pencemaran air dan pencemaran udara.Apa yang menyebabkan pencemaran air seperti sungai, danau, waduk, dan laut? Perairan bisa tercemar karena ulah manusia, misalnya membuang sampah ke sungai dan menangkap ikan dengan menggunakan pestisida. Sungai, danau, atau waduk juga menjadi tercemar kalau pabrik-pabrik membuang limbah industri ke sana. Pencemaran mengakibatkan matinya ikan dan makhluk lainnya yang hidup di air.Akhirnya, manusia juga menderita kerugian.
     
Pencemaran udara disebabkan asap kendaraan bermotor dan asap pabrik-pabrik. Kamu yang tinggal di kota pasti menghadapi masalah ini setiap hari. Kalau kamu habis jalan-jalan, coba usaplah wajahmu dengan kapasbersih.Apa yang kamu lihat pada kapas itu? Kapas itu akan menjadi hitam karena kotoran yang ada di wajahmu. Kotoran itu berasal dari debu dan asap kendaraan bermotor. Udara yang kita hirup adalah udara yang sangat kotor. Bayangkan apa yang terjadi dengan paru-paru kita, kalau kita menghirup udara yang sangat kotor seperti itu. Berbagai cara telah dilakukan pemerintah untuk mengatasi pencemaran udara. Misalnya, membuat taman kota dan menanam pohon sebanyak-banyaknya. Kita sebagai warga negara sebaiknya ikut serta dalam program ini.Selain itu, kalau kita memiliki kendaraan bermotor, usahakan supaya kendaraan tersebut layak dipakai. Jangan sampai kendaraan milik kita mengeluarkan banyak asap. Kalau bepergian ke mana-mana, sebaiknya menggunakan kendaraan umum.Jumlah kendaraan di jalan jadi berkurang.

 
5.       Kebakaran

Masalah sosial lainnya yang juga sering dihadapi warga masyarakat di lingkunganmu adalah kebakaran.Siapa yang pernah melihat kebakaran? Kebakaran apa yang kamu saksikan itu? Apakah rumah atau hutan dan semak belukar?Apa yang terjadi ketika kebakaran? Api melahap segala sesuatu dengan cepat, bukan? Kebakaran yang terjadi di masyarakat umumnya merupakan kebakaran pemukiman.Sebuah rumah terbakar dan menjalar ke rumah-rumah di sekitarnya. Penyebabnya antara lain kompor meledak dan sambungan arus pendek (korsleting) listrik. Karena itu, masyarakat harus sangat hatihati dengan dua hal ini. Kebakaran pemukiman kumuh dan padat penduduk umumnya merusak sebagian bahkan seluruh rumah yang ada di sana. Ini disebabkan karena bahan-bahan yang dipakai untuk membangun rumah memang mudah terbakar.Selain itu, jalan masuknya sempit sehingga sulit dijangkau oleh mobil pemadam kebakaran.

Kebakaran pemukiman sangat menyusahkan warga.Kita harus berusaha mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan kita. Caranya antara lain sebagai berikut.
1. Merawat kompor supaya layak pakai dan tidak bermasalah.
2. Merawat jaringan listrik. Kabel yang mulai mengelupas diganti.
3. Mematikan kompor setelah memasak.
4. Berhati-hati menggunakan lilin dan korek api.
Kebakaran hutan sering terjadi pada musim kemarau.Asap kebakaran hutan banyak sekali. Asap kebakaran hutan mengganggu kesehatan dan lalu lintas. Selain itu, kawasan hutan akan semakin berkurang. Kalau terjadi kebakaran, segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran terdekat. Warga juga harus saling membantu memadamkan api. Dan yang juga penting adalah mencegah terjadinya kekacauan atau aksi pencurian yang biasanya ikut terjadi pada saat terjadi kebakaran.

6.   Rusaknya atau buruknya fasilitas umum

Coba sebutkan apa saja fasilitas umum di lingkunganmu? Beberapa fasilitas umum yang mudah dijumpai adalah sarana transportasi (kereta api, bis, angkot, kapal laut, kapal terbang), sarana pendidikan (sekolah), sarana kesehatan (Puskesmas, balai kesehatan ibu anak, Posyandu, rumah sakit), dan sarana hiburan (rekreasi). Bagaimana keadaan fasilitas umum ini di lingkunganmu?Apakah dalam keadaan baik atau rusak?Apa yang kamu lakukan kalau melihat fasilitas umum dalam keadaan rusak?

Mengapa buruknya fasilitas umum menjadi masalah sosial?Fasilitas umum digunakan secara bersama oleh masyarakat.Kalau fasilitas umum itu rusak, maka masyarakat tidak bisa menggunakannya.Apa yang terjadi jika bis-bis dan angkot rusak? Apa yang terjadi ketika kereta api rusak atau anjlok? Ratusan bahkan ribuan warga masyarakat terlantar. Mereka tidak bisa bepergian ke tempat lain. Mereka juga pasti menderita kerugian yang sangat besar.Coba kamu perhatikan keadaan fasilitas umum di lingkunganmu.Banyak fasilitas umum dalam keadaan rusak atau tidak terpelihara, bukan. Banyak sarana transportasi seperti bus, kereta api, dan kapal sudah tua dan kotor. Demikian juga fasilitas-fasilitas sosial lainnya seperti telpon umum, WC umum, tempat hiburan dan rekreasi, dan sebagainya.Fasilitas umum memang dipelihara dan dijaga oleh pemerintah.Meskipun demikian, masyarakat harus membantu merawat dan menjaga supaya tidak cepat rusak.Kalau ada fasilitas umum yang rusak, hendaknya segera melapor ke pihak berwenang. 

7.     Perilaku tidak disiplin

Dalam hidup sehari-hari kita menjumpai banyak sekali perilaku tidak disiplin.Kita ambil contoh keadaan di jalan raya.Salah satu penyebab terjadinya kemacetan lalu lintas adalah perilaku tidak disiplin. Contoh perilaku tidak disiplin di jalan raya antara lain sebagai berikut.
1. Menjalankan kendaraan melawan arus. Hal ini umumnya dilakukan pengendara sepeda motor.
2. Mengendarai sepeda motor di tempat yang bukan semestinya, misalnya di trotoar dan jalur cepat.
3. Pengandara mobil yang parkir sembarangan.
4. Angkot dan bis sering berhenti di sembarang tempat untuk menaikkan atau menurunkan penumpang.
5. Pejalan kaki menyebrang jalan meskipun rambu untuk pejalan kaki menyala merah. Banyak juga pejalan kaki yang menyeberang bukan pada tempat semestinya.

Masih banyak lagi contoh perilaku tidak disiplin dalam masyarakat.Misalnya perilaku tidak disiplin menempatkan sampah, tidak disiplin membayar pajak, tidak disiplin dalam antre, dan lain-lain.Coba kamu sebutkan tiga lagi contoh perilaku tidak disiplin di lingkunganmu. 
 
8.       Penyalahgunaan narkoba dan alkohol

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan berbahaya.Narkotika adalah obat untuk menenangkan syaraf, menghilangkan rasa sakit, dan meningkatkan rangsangan, contohnya morfin, heroin, dan kokain.Zat-zat yang tergolong narkoba umumnya dipakai dalam dunia medis.Siapa pun yang menggunakannya untuk tujuan di luar tujuan pengobatan (medis) tergolong tindakan yang salah.Penyalahgunaan narkoba menjadi masalah sosial yang sangat serius. Pemakai narkoba akan kecanduan. Zat-zat itu perlahan-lahan merusak tubuh pemakainya.Banyaknya peredaran narkoba dan penyalahgunaan narkoba sangat meresahkan.
Negara kita memiliki hukum yang sangat keras yang mengatur peredaran narkoba. Siapa yang berani mengedarkan narkoba jenis apapun akan dihukum sangat berat. Mereka yang menggunakannya pun bisa dihukum.Demikian pula penggunaan alkohol.Agama telah melarang umatnya untuk mengkonsumsi alkohol.Negara kita juga memiliki undang-undang yang melarang penjualan alkohol di sembarang tempat.Meskipun demikian, masih ada banyak orang yang menyalahgunakan alkohol. Kamu tahu apa yang terjadi kalau orang terlalu banyak minum alkohol? Orang itu akan mabuk. Dalam keadaan mabuk, orang bisa melakukan apa saja, termasuk kejahatan. Keadaan ini tentu akan mengganggu ketertiban masyarakat.

Apa yang harus dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan narkoba dan alkohol? Masing-masing kita menahan diri untuk tidak menggunakannya. Kita juga mengingatkan saudara-saudara kita, teman, atau orang lain untuk menghindari hal ini. Kalau melihat ada penyalahgunaan narkoba, kita bisa melapor ke pihak berwajib.

9.       Pemborosan energi

Sumber energi berupa bahan bakar (minyak bumi, gas alam, dan batu bara) suatu ketika akan habis. Sumber energi ini tidak dapat diperbarui.Karena itu, kita harus hemat memakainya supaya sumbersumber energi ini tidak cepat habis.Coba perhatikan keadaan di rumahmu?Apakah keluargamu termasuk orang yang menghemat energi?Bagaimana keluargamu memakai listrik?Bagaimana keluargamu memakai bahan bakar bensin atau solar?Apakah kamu memiliki mobil atau sepeda motor?Apakah dalam menggunakan bahan bakar bensin dan solar, orang tuamu termasuk orang yang boros.Kita bisa belajar menjadi hemat dalam menggunakan energi. Contoh cara menghemat energi antara lain sebagai  berikut.
  1. Mematikan lampu-lampu yang tidak diperlukan.
  2. Bepergian naik kendaraan umum atau sepeda. 
  3. Memanfaatkan sumber energi alternatif misalnya dari tumbuhtumbuhan, angin, air, dan matahari.
10. Kelangkaan barang-barang kebutuhan 

Apa yang dirasakan ibumu ketika sulit mendapatkan beras? Tentu akan cemas, bukan? Dalam masyarakat kita beberapa kali terjadi kelangkaan barang kebutuhan tertentu.Beberapa waktu yang lalu masyarakat kesulitan mendapatkan kedelai. Akibatnya, kegiatan industri berbahan baku kedelai, seperti industri tahu, tempe, susu kedelai, dan kecap terganggu. Barang-barang kebutuhan yang sering langka antara lain minyak tanah dan minyak sayur. Kelangkaan barang-barang kebutuhan sehari-hari meresahkan masyarakat.Oleh karena itu, kelangkaan barang-barang termasuk masalah sosial. Pemerintah mempunyai tugas memastikan bahwa persediaan barang-barang kebutuhan sehari-hari cukup